Sistem dan Metode Belajar

Metode belajar di sekolah kami menekankan pada metode belajar aktif. siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tapi juga bersama-sama dengan guru menggali informasi dan pengetahuan yang ada di sekitar mereka, serta mengembangkannya menjadi suatu pengalaman belajar yang menarik.

Selain metode belajar aktif, kami juga menerapkan pembelajaan yang kreatif. dimana kami berusaha mengeksplor ide-ide yang dimiliki oleh para siswa sehingga mereka bisa menemukan hal-hal baru yang menarik dan dapat dijadikan bahan pembeajaran bagi mereka.

 

Kurikulum Pendidikan

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  dan Peraturan Pemeriutah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan tersusunnya Kurikulum pada tingkat satuan pendidikan, jenjang pendidikan dasar dan menengah dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) yakni ketentuan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP). Rambu-rambu ini dipergunakan sebagai acuan bagi sekolah untuk menyusun Kurikulum SLB Mekarsari 1-Cibinong.

Kurikulum SLB Mekarsari 1-Cibinong ini adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan (SDLB, SMPLB, dan SMALB) untuk peserta didik dengan jenis kelainan Tunanetra, Tunarungu, dan Tunagrahita. KTSP ini di dalamnya memuat tentang visi, misi, tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan, dilengkapi dengan dokumen  dua dan tiga tentang rencana pembelajaran dan pedoman-pedoman. KTSP merupakan disain program sekolah sebagai arah atau pedoman dalam penyusunan program dan pelaksanaan pembelajaran yang penyusunannya bekerjasama dengan pihak-pihak yang berkepentingan.

KTSP dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut :
(1) Berpusat pada potensi, perkembangan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya,
(2) Beragam dan terpadu,
(3) Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni,
(4) Relevan dengan kebutuhan kehidupan,
(5) Menyusun dan berkesinambungan,
(6) Belajar sepanjang hayat,
(7) Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum SLB-ABC Mekarsari 1-Cibinong untuk tigkat SDLB   memuat mata pelajaran wajib , muatan lokal , dan pengembangan diri dengan rincian sebagai berikut :

1. Struktur Kurikulum SDLB bagian A (Tunanetra) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

I, II, III

IV, V dan VI

---A. Mata Pelajaran
------1. Pendidikan Agama

-

-

-

-

-

28-30

(Pendekatan tematik)

-

3

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

------3. Bahasa Indonesia

5

------4. Matematika

5

------5. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

4

------6. Ilmu Pengetahuan Sosial

3

------7. Seni Budaya dan Keterampilan

3

------8. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

3

--- B. Muatan Lokal :
------- Wajib   : Basa Sunda
------- Pilihan : PLH

2

2

---C. Program Khusus  : Orientasi dan Mobilitas

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

Jumlah

28 - 30

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 35 menit.

2. Struktur Kurikulum SDLB bagian B (Tunarungu) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

I, II, III

IV, V dan VI

---A. Mata Pelajaran
------1. Pendidikan Agama

-

-

-

-

-

26-30

(Pendekatan tematik)

-

3

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

------3. Bahasa Indonesia

5

------4. Matematika

5

------5. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

4

------6. Ilmu Pengetahuan Sosial

3

------7. Seni Budaya dan Keterampilan

3

------8. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

3

---B. Muatan Lokal :

------- Wajib   : Basa Sunda

------- Pilihan  : PLH

2

2

---C. Program Khusus : Bina Komunikasi, Persepsi Bunyi dan ---Irama

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

Jumlah

29 - 32

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 35 menit.

3. Struktur Kurikulum SDLB bagian C (Tunagrahita) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

I, II, III

IV, V dan VI

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

-

-

-

-

29-32

(Pendekatan tematik)

-

-

-

-

-

-

28

Pendekatan temtik

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

------3. Bahasa Indonesia

------4. Matematika

------5. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

------6. Ilmu Pengetahuan Sosial

------7. Seni Budaya dan Keterampilan

------8. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

---B. Muatan Lokal :

------- Wajib   : Basa Sunda

------- Pilihan  : PLH

2

2

---C. Program Khusus  : Kemampuan Merawat Diri

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

Jumlah

28 - 30

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 35 menit.

4. Struktur Kurikulum SMPLB bagian A (Tunanetra) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

Â

2

Â

2

Â

2

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

------3. Bahasa Indonesia

2

2

2

------4. Bahasa Inggris

2

2

2

------5. Matematika

3

3

3

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

3

3

3

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

2

2

2

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

2

2

2

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

------10. Keterampilan Vokasional

10

10

10

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Program Khusus : Orientasi dan Mobilitas

2

2

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

34

34

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 40 menit.

5. Struktur Kurikulum SMPLB bagian B (Tunarungu) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

2

-

2

-

2

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

------3. Bahasa Indonesia

2

2

2

------4. Bahasa Inggris

2

2

2

------5. Matematika

3

3

3

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

3

3

3

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

2

2

2

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

2

2

2

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

------10. Keterampilan Vokasional

10

10

10

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Program Khusus : Bina Komunikasi, Persepsi Bunyi dan Irama

2

2

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

34

34

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 40 menit.

6. Struktur Kurikulum SMPLB bagian C (Tunagrahita) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

-

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

------3. Bahasa Indonesia

------4. Bahasa Inggris

------5. Matematika

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

------10. Keterampilan Vokasional

20

20

20

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Program Khusus : Bina Diri

2

2

2

---D. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

34

34

34

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 40 menit.

7. Struktur Kurikulum SMALB bagian A (Tunanetra) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

2

-

2

-

2

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

------3. Bahasa Indonesia

2

2

2

------4. Bahasa Inggris

2

2

2

------5. Matematika

2

2

2

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

2

2

2

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

2

2

2

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

2

2

2

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

------10. Keterampilan Vokasional

16

16

16

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

36

36

36

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 45 menit.

8. Struktur Kurikulum SMALB bagian B (Tunarungu) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

2

-

2

-

2

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

------3. Bahasa Indonesia

2

2

2

------4. Bahasa Inggris

2

2

2

------5. Matematika

2

2

2

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

2

2

2

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

2

2

2

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

2

2

2

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

2

2

2

------10. Keterampilan Vokasional

16

16

16

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

36

36

36

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 45 menit.

9. Struktur Kurikulum SMALB bagian C (Tunagrahita) :

Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII

VIII

IX

---A. Mata Pelajaran

------1. Pendidikan Agama

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

-

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

-

-

10

(Pendekatan tematik)

-

------2. Pendidikan Kewarganegaraan

------3. Bahasa Indonesia

------4. Bahasa Inggris

------5. Matematika

------6. Ilmu Pengetahuan Alam / Sains

------7. Ilmu Pengetahuan Sosial

------8. Seni Budaya dan Keterampilan

------9. Pendidikan Jasmani , Olahraga dan Kesehatan

------10. Keterampilan Vokasional

24

24

24

---B. Muatan Lokal : - Wajib   : Basa Sunda

2

2

2

---C. Pengembangan Diri

2*)

2*)

2*)

Jumlah

36

36

36

*) Ekuivalen 2 jam pemberlajaran, disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan pesert didik

** Satu jam pembelajaran sama dengan 45 menit.

 

Program Khusus

Program khusus yang dilaksanakan di SLB Mekarsari 1 terdiri dari:

1. Orientasi Mobilitas (OM)
orientasi mobilitas adalah program khusus yang diperuntukkan bagi siswa yang menyandang tunanetra. pada program ini, siswa dikenalkan kepada lingkungan di sekitar mereka, terutama di sekolah. tujuannya adalah mengembangkan sikap kemandirian siswa tunanetra dan membantu mereka agar bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti orang normal pada umumnya.

2. Bina Kemampuan Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI)
BKPBI adalah program khusus yang dilaksanakan bagi siswa tunarungu. pada program ini, siswa dikenalkan dengan berbagai macam bunyi-bunyian dan suara di sekitar mereka, dengan memaksimalkan sisa pendengaran yang mereka miliki. program ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi pada siswa tunarungu.

3. Bina Diri
program bina diri diperuntukkan bagi siswa tunagrahita, baik ringan maupun sedang. program ini memfokuskan pada kemampuan siswa tunagrahita dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari atau Activity Daily Living (ADL). latihan ADL dapat dilakukan melalui aktivitas yang sederhana, antara lain: memakai/melepas pakaian, memakai/melepas sepatu, menyisir rambut, menggosok gigi, makan dan minum, dll; serta aktivitas lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.

4. Bina Gerak

Program bina gerak dirancang untuk semua siswa, terutama siswa yang mengalami hambatan motorik. program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik siswa, terutama motorik kasar, melalui aktivitas-aktivitas fisik dan jasmani antara lain; senam, lompat trampolin, atletik, dan aktivitas olahraga lainnya.

 
 

Layanan Pendidikan

UjianKami sadar bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki karakter yang berbeda. ini juga berlaku terhadap metode dan cara belajar mereka. untuk itu, sebagai

Read more...

 

Layanan Pendidikan

Kami sadar bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki karakter yang berbeda. ini juga berlaku terhadap metode dan cara belajar mereka. untuk itu, sebagai sekolah yang melayani anak-anak berlebutuhan khusus, kami menyelenggarakan dua macam jenis layanan pendidikan, yaitu Kasikal dan Individual

1. Klasikal
pada layanan ini, siswa dikelompokkan ke dalam suatu kelas tertentu sesuai dengan jenis hambatannya., yaitu: Tunanetra, Tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, dan autisme. setelah dikelompokkan menurut hambatannya, kemudian mereka akan dikelompokkan lagi menurut jenjang kemampuan yang mereka kuasai.

2. Individual
layanan pendidikan individual diberikan karena pada hakikatnya, setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. siswa dengan hambatan yang sama, bahkan belum tentu memiliki kebutuhan layanan pendidikan yang sama. layanan pendidikan individual mengacu pada kemampuan dan kebutuhan masing-masing siswa. ini juga berperan penting dalam menumbuhkan potensi yang dimiliki oleh siswa.

Jenis Bentuk Layanan Pendidikan

2222 1. Tunanetra
2. Tunarungu
3. Tunagrahita
C : Tunagrahita Ringan (IQ=50-70)
C1 : Tunagrahita Sedang (IC=25-50)
4. Tuna Daksa
D : Tunadaksa Ringan
D1 : Tunadaksa Sedang
5. Autis

Satuan Pendidikan : TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB

 
 
  •  
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  •  

Page 1 of 2

Berita dan Informasi

Sesuaikan Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sesuaikan Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Setiap anak lahir dengan karakter dan keunikannya. Maka dari itu, layanan pendidikan yang harus diberikan...
29 November 2011
Dukungan Orang Tua Bagi Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus

Dukungan Orang Tua Bagi Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus

Memiliki anak berkebutuhan khusus diakui merupakan tantangan yang cukup berat bagi banyak orangtua....
29 November 2011
Pentingnya Asessment bagi Anak Berkebutuhan khusus

Pentingnya Asessment bagi Anak Berkebutuhan khusus

Assessment atau Penilaian  adalah usaha atau proses untuk mendapatkan informasi mengenai kelebihan,...
29 November 2011
Sekolah Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Sekolah Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Sejak disahkannya UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi "Pelayanan pendidikan...
29 November 2011

Aktifitas Belajar Mengajar

Belajar Mengajar Kegiatan Pembelajaran Siswa merupakan inti dari seluruh program, karena dalam program ini akan ditentukan tingkat keberhasilan suatu Lembaga Pendidikan dalam melaksanakan tugas. Proses Belajar Mengajar (PBM) mengacu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Standart Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD) dari Dirjen Mendikdasmen Dit PSLB tahun 2006
Program UnggulanGuna membekali para lulusan agar nantinya bisa mandiri di kemudian hari, SLB Mekarsari 1 Cibinong memiliki beberapa program unggulan diantaranya : Design Grapich, Percetakan, Menjahit, Sablon, Poduk Seni, Komputer, Olah Raga, Teater

Video SLB Mekarsari 1

Rekanan Kami

Logo Jabar

Logo Bogor

Who's Online

We have 5 guests online